Semerbak harum kamboja dan daun pandan seakan-akan menyelimuti tidurku malm ini. Aku tak tau ap arti dari semua ini, aku seperti hidup dengan dua mata yang buta. Aku tak perna tau dan tak pernah mengenali wajah perempuan itu, tapi entah kenapa dia bisa hadir dalam bunga tidurku.
Satu yang aku yakini, pasti karena dia pernah menjadi orang ke tiga antara aku dan kekasihku. Jujur, aku belum pernah melihatnya. Tuhan izinkan aku bertemu dengan dia tuk menyampaikan rasa terimakasihku padanya, sebab dia pernah membahagiakan orang yang aku kasihi dan aku sayangi, ya Rabb kabulkanlah agar tak ada rasa penasaran pada hatiku yang membuat aku membenci dia dan kekasihku.
Curhat Ku
Senin, 18 November 2013
Apa Arti Bunga Tidur
Jumat, 03 Mei 2013
Tentang Adik Ku
Hari ini, aku merasa menjadi orang yang sangat berdosa, aku tidak bisa menjadi panutan untuk Adik ku. Adik ku baru berusia 15 tahun, dia masih sangat stabil untuk mencari jati diri maklum baru tamat SMP dan bisa dibilang anak ABG, semua orang resah melihat kelakuanya yang nakal dan konon semua orang selalu membandingkan antara aku dan adik ku ini bahkan sampai berusaha mencari seperti apa sebenarnya keluarga kami. Aku tahu sekarang zamanya kucing makan roti dan tikus makan tulang, makanya susah banget buat menyesuaikan diri dengan lingkungan, yang diam pasti akan tertindas, yang aktif akan menang, jadi yang nakal semakin nakal dan yang baik bisa jadi nakal.
Kedua orangtua ku sering banget bercerita tentang adik ku, pagi ini aku dapat SMS dari orangtua ku di kampung, beliau minta agar aku menasehati adik ku, sebenernya tanpa mereka minta aku selalu menasehati adik ku, tapi aku kehabisan cara kali ini. Aku juga sebel banget pada adik ku, dia keras kepala, selalu ingin di turuti keinginanya tanpa berfikir terlebih dahulau. Aku selalu berdoa agar adik ku menjadi yang terbaik buat semua orang terutama buat kedua orangtuaku, tapi sepertinya Allah akan mengabulkan doa itu tidak dalam waktu yang cepat dan singkat.
Hari ini aku menangis, ya aku menangis bukan menangis secara fisik tapi menangis dalam hati, memikirkan kesedihan orangtuaku, memikirkan kenakalan adikku, aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Sering banget aku Menasehati adikku dan berusaha mengingatkan dia pada Allah agar dia sadar atas perbuatanya yang selalu membuat air mata kedua orangtuaku mengalir deras setiap saat, agar dia sadar betapa berat perjuangan kedua orangtuaku dalam mendidiknya, aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi, mungkin teman-teman yang punya adik bandel seperti adikku bisa merasakan apa yang aku rasain, kalo temen-temen punya saran tolong aku ya...
Kedua orangtua ku sering banget bercerita tentang adik ku, pagi ini aku dapat SMS dari orangtua ku di kampung, beliau minta agar aku menasehati adik ku, sebenernya tanpa mereka minta aku selalu menasehati adik ku, tapi aku kehabisan cara kali ini. Aku juga sebel banget pada adik ku, dia keras kepala, selalu ingin di turuti keinginanya tanpa berfikir terlebih dahulau. Aku selalu berdoa agar adik ku menjadi yang terbaik buat semua orang terutama buat kedua orangtuaku, tapi sepertinya Allah akan mengabulkan doa itu tidak dalam waktu yang cepat dan singkat.
Hari ini aku menangis, ya aku menangis bukan menangis secara fisik tapi menangis dalam hati, memikirkan kesedihan orangtuaku, memikirkan kenakalan adikku, aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Sering banget aku Menasehati adikku dan berusaha mengingatkan dia pada Allah agar dia sadar atas perbuatanya yang selalu membuat air mata kedua orangtuaku mengalir deras setiap saat, agar dia sadar betapa berat perjuangan kedua orangtuaku dalam mendidiknya, aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi, mungkin teman-teman yang punya adik bandel seperti adikku bisa merasakan apa yang aku rasain, kalo temen-temen punya saran tolong aku ya...
Langganan:
Postingan (Atom)